Danramil 1616-05/Sukawati Menghadiri Penutupan Peringatan Seribu Tahun Prasasti Baturan



Gianyar - Untuk mengenang sejarah  Desa Batuan yang bertempat di wantilan pura desa dan puseh Desa Adat  Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Danramil 1616-05/Sukawati, Kapten Inf I Gede Astawa bersama muspika Kecamatan Sukawati menghadiri undangan acara penutupan peringatan seribu tahun ditulisnya Prasasti Baturan/Batuan dengan tema *Sehasra Warsa Baturan* tahun 2022. Selasa (27/12/2022).


Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPR RI I Nyoman Partha, S.H. Wakil Gubenur Bali Prof. DR. Ir. Tjokorda Artha Ardana Sukawati, Msi., Angota DPRD Propinsi Bali I Kadek Diana, S.H., Bupati Gianyar  I Made Mahayastra, SSTPar, MAP., Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Gianyar dari Fraksi PDIP I Putu Pebriantara,S.E., Pj. Sekda Gianyar Dewa Alit Mudiarta, Para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Gianyar,  Forkompincam Sukawati, Camat Sukawati I Gusti Ngurah Gede Udiyadnya, SIP. MM, Kapolsek Sukawati diwakili Waka Polsek AKP I Made Murgama, Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf I Gede Astawa, Perbekel se Kecamatan Sukawati, Bendesa Adat se Kecamatan Sukawati, Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali Trisno Nugroho, Senior Presiden Dijital Bank BJB Cabang Denpasar dan Warga masyarakat Desa Batuan berjumlah 500 orang.


Dalam pelaksanaan kegiatan diawali dengan pementasan tari penyambutan yaitu tari Kembang Rijasa Batuan serta memutar megawan serba serbi peringatan seribu tahun prasasti Batuan/Sehasra Warsa Batuan.


Dalam pelaksanaan acara Wakil Gubenur Bali dalam sambutannya  beliau menyampaikan bahwa tidak terasa sudah sembilan hari melaksanakan peringatan seribu tahun prasasti  Baturan dan saat ini memasuki acara puncak dan penutupan. Peringatan seribu tahun prasasti Baturan merupakan untuk menjadi bahan renungan, evaluasi. renungi bagaimana kehidupan seribu tahun yang lalu dimana pulau Bali masih banyak hutan belantara dan sampai ditunjuknya Batuan dalam prasasti maka tidak mungkin dengan sembarangan oleh para leluhur. Pembangunan di Bali dimulai dari madya/tengah (Bali tengah) mulai dari zaman kerajan Bali Kuno pusatnya di Bedulu,  Zaman Mpu Kuturan di Pura Samuan Tiga , Rsi Markandya di Mas  sampai zaman Presiden Sukarno yang mendirikam Istana Tampaksiring  semua dimulai dari Gianyar sehingga kita harus bangga sebagai masyarakat Gianyar dan menjadi bahan renungan. Kegiatan peringatan seribu tahun prasasti Baturan ini bisa terselenggara tidak terlepas dari tuntunan para penglingsir dan para tokoh masyarakat. Pungkasnya


Pelaksanaan kegiatan diakhiri dengan pementasan tari kebesaran Desa Batuan yaitu  tari Panji Malat Rasmin serta diiringi musik dari penyanyi Balawan bersamaan dengan pertunjukan busana bali dan pertunjukan tari topeng tua oleh maestro topeng I Made Jimat serta hiburan tari barong dan diakhiri dengan pragmen tari cerita Baturan.


Sumber pendim1616

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama