RSUD Bangil Adakan Focus Group Discussion (FGD)



Mari pembangunan nasional, tujuan diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. 


Keberhasilan pembangunan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu (Permenkes, RI 2015).


Mengingat kesadaran masyarakat tentang kesehatan semakin maju mengakibatkan tuntutan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satu upaya mengantisipasi keadaan tersebut dengan menjaga kualitas pelayanan, sehingga perlu dilakukan upaya terus menerus agar dapat diketahui kelemahan dan kekurangan jasa pelayanan kesehatan. 


Semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan kesehatan, maka fungsi pelayanan perlu ditingkatkan untuk memberi kepuasan pasien. Kemampuan rumah sakit memenuhi kebutuhan pasien dapat diukur dari kepuasan pasien. Pelanggan umumnya mengharapkan produk berupa barang dan jasa yang dikonsumsi dapat diterima dan dinikmatinya dengan pelayanan yang baik dan memuaskan (Assauri, 2008).


RSUD Bangil terus berupaya melakukan perbaikan layanan guna peningkatan pelayanan terhadap seluruh pengguna layanan RS, termasuk mitra atau lintas sector terkait seperti puskesmas dan jejaringnya. 


Terkait hal tersebut RSUD melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Bersama dokter-dokter puskesmas se Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Pasuruan yang dilaksanakan pada Kamis 11 Mei 2023.

Tujuan kegiatan ini adalah :


Mengenalkan dan menjelasakan tentang layanan Unggulan yang ada di RSUD Bangil kepada lintas Sektor terkait. Dalam hal ini Puskesmas dan jejaringnya.


Membahas bagaimana perkembangan layanan di RSUD Bangil (layanan unggulan) dalam mempermudah/memenuhi kebutuhan masyarakat

Mengidentifikasi permasalahan yang sering dikeluhkan baik oleh faskes dasar maupun masyarakat dan alternatif solusi/pemecahan permasalahan.




Peserta utama FGD ini adalah Jajaran Management terutama Direktur, Wadir, Kabag/Kabid serta Sub.Koordinator RSUD Bangil, bertindak sebagai narasumber/pemantik diskusi adalah wadir Pelayanan, Tim Prolimas.


Kelompok peserta lain adalah Kepala Puskesmas di Wilayah Kabupaten Pasuruan (dibagi 2). Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Komisi 4 hadir sebagai narasumber, sekaligus peserta. Dengan demikian, hasil (output) dari pembahasan isu dalam FGD ini dapat langsung dipastikan terhubung dengan kewenangan dan kebijakan dari masing-masing instalasi/Ruangan yang terlibat  ***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama